PEKANBARU – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola data dosen dan integrasi sistem informasi akademik, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menggelar kegiatan “Optimalisasi dan Implementasi Lanjutan Aplikasi SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi)”. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas staf Program Studi (Prodi) di lingkungan universitas, bertempat di Gedung Rektorat Lantai Lima Ruang Senat, Hari Jum’at, Tanggal 02 Januari 2026 .
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan terkait, di antaranya Kepala Biro AUPK (Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan), Ketua LPM (Lembaga Penjaminan Mutu), Kepala Pusat (Kapus) LPM, serta Sekretaris KPM (Komisi Penjaminan Mutu). Turut hadir sebagai narasumber teknis, Purwanto dari pihak Akademik, yang memberikan bimbingan langsung kepada para operator dan staf prodi.

Transformasi Digital dan Penjaminan Mutu
Dalam sambutannya, Kepala Biro AUPK menekankan bahwa aplikasi SISTER bukan sekadar alat administratif, melainkan instrumen vital dalam memetakan portofolio dosen secara real-time. Integrasi data yang akurat sangat menentukan posisi tawar universitas dalam pemenuhan indikator kinerja utama dan memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan data dosen, pelaporan kinerja, serta peningkatan mutu akademik. Implementasi lanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman teknis staf prodi sehingga proses input, pemutakhiran, dan validasi data dapat berjalan lebih efektif dan akurat.

Materi kegiatan difokuskan pada pendalaman fitur-fitur lanjutan Aplikasi SISTER, praktik langsung pengelolaan data, serta pembahasan kendala yang sering dihadapi di tingkat program studi. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta menjadi salah satu poin penting dalam kegiatan ini untuk memastikan keseragaman pemahaman dan standar operasional.
Fokus Peningkatan Kapasitas
Ketua LPM Zarkasih, S.Ag., M.Ag., Ph.D. menambahkan bahwa sinergi antara LPM dan KPM dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data yang diinput ke dalam SISTER sejalan dengan standar penjaminan mutu. Sinkronisasi data antara pangkalan data pendidikan tinggi (PDDIKTI) melalui SISTER harus berjalan tanpa kendala. Peran staf prodi sangat krusial untuk meminimalisir kesalahan input yang dapat merugikan dosen maupun prodi itu sendiri,” jelas Ketua LPM.

Pendampingan Teknis
Pada sesi inti, Purwanto memberikan pemaparan mengenai fitur-fitur terbaru dalam aplikasi SISTER versi lanjutan. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
-
Pembaruan profil dan riwayat pendidikan dosen.
-
Mekanisme penilaian angka kredit dan Beban Kerja Dosen (BKD).
-
Prosedur perubahan data mahasiswa dan dosen secara sistematis.
-
Troubleshooting kendala teknis yang sering ditemui di lapangan.
Para staf prodi terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dan praktik langsung (workshop) pengoperasian sistem. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh staf prodi di lingkungan UIN Suska Riau memiliki standar pemahaman yang sama dalam mengelola data akademik.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan pemutakhiran data secara berkala guna mendukung visi UIN Suska Riau Menjadi pusat keunggulan akademik yang integratif, inovatif, dan berdaya saing global berlandaskan nilai-nilai Islam dalam mewujudkan masyarakat berkeadaban.

