Sukses Digelar, Workshop TEFLIN PKGBI di UIN Suska Riau Menuai Antusiasme Tinggi Guru-Guru Bahasa Inggris Pekanbaru

PEKANBARU, Magister TBI – Workshop TEFLIN PKGBI (Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris) yang digelar di Gedung Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau pada Selasa (14/07/2026) kemarin, sukses terlaksana dengan lancar dan meriah. Acara kolaboratif berskala regional ini berhasil mempertemukan ratusan praktisi pendidikan, akademisi, dan guru bahasa Inggris dari berbagai daerah di Riau dan Kepulauan Riau.

Sambutan Hangat dari Kaprodi Magister TBI UIN Suska Riau

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Program Studi (Kaprodi) Magister Tadris Bahasa Inggris UIN Suska Riau, Dr. Bukhori. Beliau menyambut baik dan menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Suska Riau untuk menjadi tuan rumah agenda penting ini.

“Kami sangat menyambut baik dan bersyukur atas suksesnya pelaksanaan Workshop TEFLIN PKGBI ini. Ini adalah wujud nyata dari komitmen Magister TBI UIN Suska Riau dalam mendukung peningkatan mutu dan kompetensi para pendidik bahasa Inggris di era modern. Kolaborasi strategis bersama TEFLIN pusat maupun wilayah Riau-Kepri seperti ini harus terus kita galakkan demi kemajuan mutu pendidikan nasional,” ujar Dr. Bukhori dalam keterangannya.

Antusiasme Peserta dan Aksi Nyata di Sesi Penyusunan Soal

Workshop yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menghadirkan serangkaian sesi materi yang interaktif. Salah satu narasumber utama dari UIN Suska Riau, Dr. Nur Aisyah Zulkifli, M.Pd., mengungkapkan kekagumannya atas respons dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta sepanjang jalannya lokakarya.

“Antusiasme para guru yang menjadi peserta workshop ini benar-benar luar biasa dan di luar ekspektasi kami. Ruang seminar penuh dengan diskusi yang hidup, di mana para peserta sangat aktif bertanya dan berbagi tantangan di kelas,” ungkap Dr. Nur Aisyah antusias.

Partisipasi aktif peserta semakin memuncak saat memasuki sesi workshop penyusunan soal. Pada sesi praktis ini, para guru tidak sekadar mendengarkan teori, melainkan langsung bekerja secara berkelompok untuk merancang butir-butir soal evaluasi pembelajaran bahasa Inggris.

Para peserta tampak sangat dinamis dalam mendiskusikan indikator ketercapaian, menyusun stimulus soal yang kontekstual, hingga merumuskan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Suasana menjadi sangat interaktif ketika setiap kelompok mempresentasikan draf soal yang telah mereka susun untuk kemudian dibedah bersama dan dikonsultasikan langsung dengan para narasumber guna memastikan validitas serta efektivitas instrumen ujian tersebut.

Sinergi Pakar dan Lintas Kampus

Selain Dr. Nur Aisyah Zulkifli, panggung workshop juga diisi oleh pemaparan materi dari pakar lintas universitas, yakni Abdul Hadi, S.Pd., M.A., Ph.D. (UIN Suska Riau), Prof. Dr. Erni, S.Pd., M.Hum. (Universitas Riau), dan Dr. Khulaifiyah, M.Pd. (Universitas Islam Riau). Jalannya acara juga dikawal ketat oleh kepanitiaan yang dikomandoi oleh Rizka Nurul Atika, S.Pd., M.Pd. (UIN Suska Riau) selaku Ketua Panitia, serta Syahreza Andika Gunawan, S.Pd., M.M. (Universitas Lancang Kuning) selaku Sekretaris.

Kehadiran Prof. Utami Widiati, M.A., Ph.D. (Presiden TEFLIN) dan Dr. Kurniawan, S.S., M.Pd. (Koordinator TEFLIN Chapter Riau – Kepri) semakin menegaskan bobot pentingnya acara ini sebagai kiblat pengembangan kompetensi guru bahasa Inggris di wilayah Riau dan sekitarnya.

Dengan selesainya workshop PKGBI 2026 ini, Magister Tadris Bahasa Inggris UIN Suska Riau berharap strategi dan keterampilan teknis yang didapatkan para guru—terutama dalam menyusun instrumen evaluasi yang berkualitas—dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Leave a Reply